February 3, 2009

Pak Supir yang Baik Hati

Filed under: Happy Ever After
Pada waktu itu….Aku keluar dari kantor pukul 19.30 malam.Ckkckkk ini terjadi karena banyaknya pekerjaan yang harus Aku selesaikan.Setelah sampainya aku di jalan..sudah tidak banyak kendaraan yang berlalu-lalang lagi.Aku mulai khawatir,jangan-jangan metromini dengan Trayek Senen P15 yang biasa Aku tumpangi sudah tidak beroperasi lagi.Kata orang-orang sih…, kalau jam segitu para kenek dan supir metromini trayek senen tersebut nariknya cuma sampai jam 19.00.Wah jadi tambah khawatir nih, gimana bisa sampe rumah..sebenarnya bisa aja Aku naik angkutan lain seperti Bajaj ato Taxi…huh emang dasar bulan tua persediaan ongkos mulai menipis……mau ambil uang di atm juga ga mungkin saldo juga tidak mencukupi….kekekeke…parah abiszzzzzzz…Aku berharap dan berdoa Semoga ALLAH SWT mau mengasihi Aku…Tak lama kemudian dengan perasaan sedih aku terus berjalan menelusuri remang-remang jalan kota..Tiba-tiba P15 muncul dan aku terkejut…Alhamdulillah ternyata doa ku dikabul jam segitu masih ada P15 yang beroperasi…Lalu aku segera naik saja dengan senangnya aku tertawa dan lenyap sudah kekhawatiranku.Tanpa basa-basi lagi langsung Aku cari bangku yang kosong….wow aku terperanga ternyata yang tinggal hanya supir dan keneknya saja…hiiii…..jangan-jangan ini bis berhantu hiiiihiiiiii…lalu tiba-tiba saja ada suara "Neng…Neng…..Kok jam segini baru pulang??? Tanya supir P15 kepadaku….lamunan ku jadi terhenti akibat pertanyaan itu…ternyata emang bukan hantu…heheheh.."Iya nih Pak Habis lembur..Jawabku",sambil aku perhatikan supir yang berperawakan kurus,kepalanya gundul,berkumis seperti pak Raden.Kemudian kami ngobrol sepanjang perjalanan…Lalu keneknya meminta uang kepadaku dan aku bayar sesuai tarif biasa….sambil membayar Pak supir itu terus bercerita panjang lebar tentang profesinya sebagai supir dan kelihatannya dia sangat berbangga hati telah menjadi supir bertahun-tahun.SetiAp dia bercerita dia tidak pernah lepas dari gelak tawa kebanggaan…dan akhirnya Pak supir itu mengenalkan diri..Ia menyebut namanya Pak Jembrong….Glekkk namanya rawan juga ya…hehehehe….Ampun Pak…tapi walaupun nama dan perawakannya menurutku sedikit rawan tapi aku tetap merasa Pak Jembrong adalah orang yang sangat Baik Hati."Neng…kalau nanti kamu pulang jam segini lagi…gak usah khawatir ikut mobil saya aja","Oh Boleh ya Pak","Iya boleh kan pul P15 ini lewat rumah Neng jadi sekalian aja","Wah terima kasih Pak Jembrong trus saya harus tambah ongkos gak?","Gak perlu",katanya Pak Jembrong Begitu …..Dan setelah itu jikalau aku lembur dan pulang larut jam segitu,Aku selalu naik mobil P15 Pak Jembrong dan seperti biasa jika aku tambah ongkosku 2 x lipat dia selalu menolak….Betapa baiknya Pak Jembrong….Semoga ALLAH SWT selalu memberikan keberkahan kepada beliau..dan semoga selalu mendapat pertolongan dari ALLAH SWT karena sudah menolongku yang sedang kesusahan pada waktu itu….Amien… :)
Salam Hormat Buat Pak Jembrong…..